PERBEDAAN KEMAMPUAM PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA DENGAN MODEL PEMBELAJARAN ANCHORED INSTRUCTION DAN CTL
Kata Kunci:
Kemampuan Pemecahan Masalah, Anchored Instruction, Contextual Teaching and LearningAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang diajar dengan model pembelajaran Anchored Instruction dan CTL. Metotologi penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian komparasi. Instrument penelitian yang digunakan adalah tes berbentuk uraian. Teknik analisis yang diguanakan adalah Analisis Deskriptif, Analisis Statistik Inferensial, Uji Normalitas, Uji Homogenitas, Uji Hipotesis. Hasil penelitian diperoleh (1) kemampuan pemecahan masalah matematis siswa dengan model pembelajaran Anchored Instruction dengan nilai rata-rata kategori tinggi, (2) kemampuan pemecahan masalah matematis siswa dengan model pembelajaran CTL dengan nilai rata-rata kategori sedang, (3) terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa dengan model pembelajaran Anchored Instruction dan CTL dengan hasil perhitungan yaitu 2,458>2,058 atau t-hitung>t-tabel pada taraf a=0,05.
ABSTRACT This research aims to determine the differences in the mathematical problem solving abilities of students taught using the Anchored Instruction and CTL learning models. This research methodology uses quantitative research methods with a comparative research type. The research instrument used was a test in the form of a description. The analysis techniques used are Descriptive Analysis, Inferential Statistical Analysis, Normality Test, Homogeneity Test, Hypothesis Test. The research results showed that (1) students' mathematical problem solving abilities using the Anchored Instruction learning model had an average score in the high category, (2) students' mathematical problem solving abilities using the CTL learning model had an average score in the medium category, (3) there were differences in ability solving students' mathematical problems using Anchored Instruction and CTL learning models with calculation results namely 2.458>2.058 or t-count>t-table at the a=0,05.
Unduhan
Referensi
Arikunto, S. (2014). Prosedur Penelitian:Suatu Pendekaan Praktik. Rineka Cipta.
Fadila, N., Hasbi, M., dan R.M, B. S. (2019). Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Melalui Model Pembelajaran Anchored Instruction Di Smpn 1 Darul Imarah Aceh Besar. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Matematika, 4(3), 282–291.
Ibnu, T. B. A.T. (2014). Mendesain Model Pembelajaran Inovatif, Progresif, Dan Kontekstual:Konsep, Landasan, Dan Implementasinya Pada Kurikulum 2013. Prenadamedia Group.
Jaya, I. (2019). Penerapan Statistik Untuk Penelitian Pendidikan. Prenada Media Group.
Kuntadi, D. Dan H. L. G. G. (2016). Penerapan Model Pembelajaran Anchored Instruction Untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Peserta Didik Pada Materi Kalor. Journal Of Teaching And Learning Physics, 1(1), 13–18. Https://Doi.Org/10.15575/Jotalp.V1i1.3434
Majid, A. (2017). Strategi Pembelajaran. Remaja Rosdakarya Offset.
Nurfitriyanti, M. (2016). Model Pembelajaran Project Based Learning Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Maya. Jurnal Formatif, 6(2), 149–160.
Offirstson, T. (2014). Aktivitas Pembelajaran Matematika Melalui Inkuiri Berbantuan Software Cinderella. Budi Utama.
Sri, A., Yani, R., dan Rezeki, S. (2020). Pengaruh Penggunaan Model Pembelajaran Anchored Instruction Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa. Aksiomatik, 8(3), 2.
Sri, E. R. S. (2020). Penerapan Model Pembelajaran Anchored Instruction Untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Pada Siswa Mts Al-Washliyah Parpaudangan. Skripsi Pada Universitas Muhammadiya Sumatera Utara.
Taufan, Irfan Agar, S. N. (2018). Model Pembelajaran Problem Posing dan Solving:Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah. Jejak.
