PERBEDAAN PENINGKATAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA MENGGUNAKAN PENDEKATAN VAK DAN SAINTIFIK

Penulis

  • Wulida Uswatun Hasanah UIN Sumatera Utara Medan
  • Salim UIN Sumatera Utara Medan
  • Tanti Jumaisyaroh Siregar UIN Sumatera Utara Medan

Kata Kunci:

Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika, Pendekatan VAK (Visual Auditori Kinestatika), Pendekatan Saintifik

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematika yang diajar dengan menggunakan pendekatan VAK dan saintifik. Analisis data dilakukan dengan uji t-paired dan uji t-independent. Hasil penelitian diperoleh (1) terdapat perbedaan peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang diajar menggunakan pendekatan VAK dengan nilai keefektifian 0,76, (2) terdapat perbedaan peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang diajar menggunakan pendekatan saintifik dengan nilai keefektifian 0,68, dan (3) terdapat perbedaan peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang diajar menggunakan pendekatan VAK dan Saintifik pada materi bangun ruang sisi datar dengan hasil perhitungan yaitu 4,837 > 1,997 atau t hitung > t tabel. Maka pendekatan pembelajaran VAK dan saintifik layak diterapkan oleh guru sebagai satu solusi meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa.

ABSTRACT  This study aims to determine differences in the increase in mathematical problem solving skills taught using the VAK and scientific approaches. Data analysis was carried out with paired t-test and independent t-test. The research results obtained (1) there are differences in the improvement of students' mathematical problem solving abilities who are taught using the VAK approach with an effectiveness value of 0.76, (2) there are differences in the improvement of students' mathematical problem solving abilities who were taught using a scientific approach with an effectiveness score of 0.68, and (3) there are differences in the improvement of mathematical problem solving abilities of students who are taught using the VAK and Scientific approach on the material of building a flat with the results of the calculation that is 4,837 > 1,997 or t count > t table. So, the VAK and scientific learning approach is feasible to be applied by teachers as a solution to improve students' mathematical problemsolving abilities.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Asih, Tri Astuti Pranti. 2013. Upaya Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa Pada Kubus Dan Balok Menggunakan Pendekatan VAK (Visual Auditori Kinestetik). Medan: UNIMED.

Daryanto. 2014. Pendekatan Pembelajaran Saintifik Kurikulum 2013. Yogyakarta: Gava Media.

Farida, Nurul. 2015. "Analisis Kesalahan Siswa SMP Kelas VIII Dalam Menyelesaikan Masalah Soal Cerita Matematika." Jurnal Pendidikan Matematika 42-52.

Faturrahman, Hafiz. 2015. Peningkatan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Dengan Penerapan Pendekatan Visual Auditori Kinestetik (VAK). Jurnal Pendidikan Matematika 57-63.

Malasari, Tiur dkk. 2019. Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Melalui Pendekatan Pembelajaran Scientific Berbantuan Software Geogebra Pada Materi Segiempat SMP Cerdas Murni Tembung. Medan: UNIMED.

Mawaddah, Siti. 2015. "Kemampuan Pemecahan Masalah Pada Pembelajaran Matematika dengan Menggunakan Metode Pembelajaran Generatif (Generative Learning) di SMP." Jurnal Pendidikan Matematika 166-175.

Wayan, I. 2019. Pendekatan Saintifik dalam Pembelajaran. Bali: UPG.

Unduhan

Diterbitkan

30-08-2023

Cara Mengutip

Hasanah, W. U., Salim, & Siregar, T. J. (2023). PERBEDAAN PENINGKATAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA MENGGUNAKAN PENDEKATAN VAK DAN SAINTIFIK. Relevan : Jurnal Pendidikan Matematika, 3(4), 483–488. Diambil dari https://ejournal.yana.or.id/index.php/relevan/article/view/918

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

1 2 3 4 5 > >>