PERBEDAAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA DIAJARKAN MENGGUNAKAN MODEL SGD DAN TPS PADA MATERI SPLDV

Penulis

  • khairunnisa lubis uin sumatera utara
  • Siti Halimah UIN Sumatera Utara Medan
  • Yahfizham UIN Sumatera Utara Medan

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran Spontanous Group Discussion (SGD) dan menggunakan model pembelajaran Think Pair Share (TPS) pada materi SPLDV kelas VIII SMP Bintang Langkat. Pendekatan penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen. Sampel pada penelitian ini yaitu kelas VIII-1 sebagai kelas eksperimen I sebanyak 24 siswa dan kelas VIII-2 sebagai kelas eksperimen II sebanyak 30 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode Non probability sampling, pengujian hipotesis dengan ujit pada taraf signifikan 0,05. Uji hipotesis pada penelitian ini menggunakan uji t hasilnya menunjukkan bahwa Terdapat
perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran Spontanous Group Discussion (SGD) dan Think Pair Share (TPS) di SMP Bintang Langkat, yang dibuktikan dengan hasil Uji t menunjukkan t-hitung < t-tabel atau -0,00527<1,675 hal ini berarti bahwa Ho ditolak dan Ha diterima.

ABSTRACT        This study aims to determine differences in students' mathematical problem solving abilities taught using the Spontaneous Group Discussion (SGD) learning model and using the Think Pair Share (TPS) learning model in SPLDV material for class VIII SMP Bintang Langkat. This research approach is a quantitative research with experimental research types. The sample in this study was class VIII-1 as the experimental class I as many as 24 students and class VIII-2 as the experimental class II as many as 30 students. The sampling technique uses the non-probability sampling method, testing the hypothesis by testing it at a significant level of 0.05. Testing the hypothesis in this study using the t test results show that There are differences in the mathematical problem solving abilities of students who are taught using the Spontaneous Group Discussion (SGD) and Think Pair Share (TPS) learning models at SMP Bintang Langkat, as evidenced by the results of the t test showing t-hitung < t-table or -0, 00527 < 1.675 this means that Ho is rejected and Ha is accepted.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Mudyaharjo, Redja. (2002). Pengantar Pendidikan. Jakarta: PT. Raja Grafindo.

Musriliani, Cut dkk. (2015). Pengaruh Pembelajaran Contextual Teaching Learning (CTL) terhadap Kemampuan Koneksi Matematis Siswa SMP Ditinjau dari Gender. Jurnal Axiom 2(2), 50-55.

Suraji, Maimunah dan Sehatta saragih. (2018) Analisis kemampuan pemahaman konsep matematis dan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa SMP pada materi SPLDV. Jurnal Suska mathematics Education 4(1), 11-16.

Yamin, Martinis dan Bansu I. Ansari. (2008). Taktik Mengembangkan Kemampuan

Individual Siswi. Jakarta: Gaung Persada Press.

Unduhan

Diterbitkan

30-06-2023

Cara Mengutip

lubis, khairunnisa, Halimah, S., & Yahfizham. (2023). PERBEDAAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA DIAJARKAN MENGGUNAKAN MODEL SGD DAN TPS PADA MATERI SPLDV. Relevan : Jurnal Pendidikan Matematika, 3(3), 329–332. Diambil dari https://ejournal.yana.or.id/index.php/relevan/article/view/892

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

<< < 1 2 3 4 5 6 > >>