PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING DAN MIND MAPPING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIS
Kata Kunci:
Problem Based Learning, Mind Mapping, Kemampuan Berpikir KritisAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning dan Mind Mapping terhadap kemampuan berpikir kritis matematis siswa. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, dengan jenis penelitian eksperimen. Populasinya adalah seluruh siswa kelas XI IPA MAN Pematangsiantar, sedangkan sampelnya yaitu kelas XI IPA-2 sebagai kelas eksperimen I dengan menerapkan Model PBL dan kelas XI IPA-5 sebagai kelas eksperimen II dengan menerapkan model Mind Mapping. Instrumen dalam penelitian ini berupa tes kemampuan berpikir kritis berbentuk uraian. Analisis data yang digunakan adalah independent sample t-test yang telah memenuhi uji prasyarat yang berasal dari populasi yang berdistribusi normal dan homogen. Berdasarkan uji-t yang dilakukan didapatkan bahwa (1) Terdapat pengaruh model pembelajaran Problem Based learning terhadap kemampuan berpikir kritis matematis siswa dengan T hitung > T tabel dengan 22,058 > 2,032 dan nilai rata-rata 87,28 (2) Terdapat pengaruh model pembelajaran Mind Mapping terhadap kemampuan berpikir kritis matematis siswa dengan T hitung > T tabel dengan 37,028 > 2,030 dan nilai rata-rata 85,14. Dari nilai rata-rata post tes kedua kelas eksperimen, maka dapat disimpulkan bahwa
perlakuan dengan model Problem Based Learning lebih baik dibandingkan dengan model Mind Mapping terdahap kemampuan berpikir kritis matematis siswa.
ABSTRACT This study aims to see the effect of Problem Based Learning and Mind Mapping learning models on students' mathematical critical thinking skills. The research method used in this study is a quantitative research, with the type of experimental research. The population is all students of class XI IPA MAN Pematangsiantar, while the sample is class XI IPA-2 as the experimental class I by applying the PBL Model and class XI IPA-5 as the experimental class II by applying the Mind Mapping model. The instrument in this study was a critical thinking ability test in the form of a description. The data analysis used is the independent sample t-test which has fulfilled the prerequisite test which comes from a normally distributed and homogeneous population. Based on the t-test conducted, it was found that (1) There is an influence of the Problem Based learning model on students' mathematical critical thinking skills with T count > T table with 22.058 > 2.032 and an average value of 87.28 (2) There is an influence of the Mind learning model Mapping of students' mathematical critical thinking skills with T count > T table with 37.028 > 2.030 and an average value of 85.14. From the average post-test scores of the two experimental classes, it can be concluded that the treatment with the Problem Based Learning model was better than the Mind Mapping model for students' mathematical critical thinking skills.
Unduhan
Referensi
Abdurrahman. (2017). Pendidikan Bagi Anak Berkesulitan Belajar. Jakarta: PT Rineka Cipta.
Nurlaeli, dkk. (2018). Strategi Belajar Berpikir Kreatif. Jakarta: PT Media Guru Digital Indonesia.
Ramadhani, dkk. (2018). Implementasi Mind Mapping Dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas VIII SMPN 01 Wungu Pada Materi Stuktur Dan Fungsi Jaringan. Prosiding Seminar Nasional Simbiosis III.
Sianturi, A., Sipayung, T., Simorangkir, F. (2018). Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Siswa SMPN 5 Sumbul. UNION: Jurnal Pendidikan Matematika. 6(1).
Syarifah,H & Surya, E. (2016). Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas X SMKN Binaan Sumatera Utara Tahun ajaran 2015/2016. Jurnal Saung Guru.
