PERBEDAAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH DAN BERPIKIR KREATIF DENGAN MODEL PBL DAN TSTS

Penulis

  • Indah Dwi Puspita Ningtyas UIN Sumatera Utara Medan
  • Yahfizham UIN Sumatera Utara Medan
  • Ella andhany UIN Sumatera Utara Medan

DOI:

https://doi.org/10.1089/relevan.v2i5.558

Kata Kunci:

Kemampuan Pemecahan Masalah, Berpikir Kreatif, Problem Based Learning, Model Pembelajaran Kooperatif tipe Two Stay-Two Stray

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan pemecahan masalah dan kemampuan berpikir kreatif matematika siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran Problem Based Learning dan Pembelajaran Kooperatif Tipe Two Stay-Two Stray kelas X. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian quasi eksperimen. Sampel yang digunakan berjumlah 30 siswa kelas X MIPA 1 dan 30 siswa kelas X MIPA 2. Teknik pengambilan sampel menggunakan cluster random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrumen kedua kemampuan yang diteliti. Analisis data dilakukan dengan analisis varians dua jalur (ANAVA). Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya perbedaan kemampuan pemecahan masalah dan berpikir kreatif matematika siswa yang diajar dengan model pembelajaran Problem Based Learning dan Pembelajaran Kooperatif tipe Two Stay-Two Stray dengan diperoleh nilai Fhitung = 6,419 (model pembelajaran) dan nilai Fhitung= 5,782 (kemampuan pemecahan masalah dan kemampuan berpikir kreatif) serta nilai pada Ftabel= 3,932 pada taraf (???? = 0,05).

 

ABSTRACT               This study aims to determine the differences in problem solving abilities and creative thinking skills of students who are taught using Problem Based Learning and Cooperative Learning Type Two Stay-Two Stray in class X. This study uses quantitative research methods with a quasi-experimental type of research. This research is quantitative research. The samples used were 30 students of class X MIPA 1 and 30 students of class X MIPA 2. The sampling technique used cluster random sampling. Data collection was carried out using the second instrument of the abilities studied. Data analysis was performed using two-way analysis of variance (ANOVA). Based on the results of the study, it was shown that there were differences in the problem-solving abilities and creative thinking of students who were taught using the Problem Based Learning and Cooperative Learning type Two Stay-Two Stray with Fcount = 6,419 (learning model) and Fcount = 5,782 (solving ability). Problems and creative thinking skills) and the value at Ftable = 3.932 at the level (????= 0.05).

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Gunantara, Gede dkk. (2014). Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas V. Jurnal Mimbar PGSD Universitas Pendidikan Ganesha. 2. (1). 1-10.

Kadir, Abdul dkk. (2014). Dasar-Dasar Pendidikan. Jakarta: Kencana Prenada media Group.

Khaer, Abu. (2019). Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Pada Pembelajaran Matematika dengan Strategi Two Stay-Two Stray Materi Bangun Datar. Dinamika: Jurnal Praktik Penelitian Tindakan Kelas Pendidikan Dasar & Menengah. 9. (1). 1-7.

Lola Mandasari. (2016). Peningkatan Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis Siswa SMA Melalui Problem Based Learning Menggunakan Software Autograph. Jurnal As-Salam. 1. (1). 143-152.

Marliani, Novi. (2015). Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Pada Mata Kuliah Persamaan Diferensial Dilihat dari Pembelajaran Konflik Kognitif Yang Terintegrasi Dengan Soft Skill. Jurnal Formatif. 5. (2). 134-144.

Unduhan

Diterbitkan

31-10-2022

Cara Mengutip

Ningtyas, I. D. P., Yahfizham, & andhany, E. (2022). PERBEDAAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH DAN BERPIKIR KREATIF DENGAN MODEL PBL DAN TSTS. Relevan : Jurnal Pendidikan Matematika, 2(5), 613–620. https://doi.org/10.1089/relevan.v2i5.558

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

<< < 1 2 3 4 5 6 7 8 > >>