ANALYSIS OF DIVORCE RATE IN RIAU: THE ROLE OF MARRIAGE COUNSELING IN PREVENTING AND OVERCOMING HOUSEHOLD PROBLEMS
DOI:
https://doi.org/10.58432/algebra.v5i1.1212Keywords:
Divorce;, Marriage Counseling;, Riau.Abstract
The divorce rate in Indonesia, especially in the Riau region, has shown a quite significant increase in recent years. This phenomenon has become a very important issue to be considered in social and psychological studies, especially considering the broad and profound impact it has on individuals, families, and society as a whole. This article aims to conduct an in-depth analysis of the factors that contribute to the increasing divorce rates in Riau, as well as evaluate the role of marriage counseling in efforts to prevent and resolve various issues that arise in marital life. In conducting this analysis, the article adopts a literature study approach, where data and information are gathered from various relevant sources to provide a more comprehensive and thorough overview of the divorce issue currently happening in Riau society. With this approach, it is hoped that readers can better understand the complexity of divorce problems and the solutions that can be implemented to reduce divorce rates in the region.
Downloads
References
Akhyar, S., Abdurrahman, A., Harahap, A., & Ali, R. (2022). Prinsip-prinsip Layanan Konseling Islami dalam Perkawinan. Jurnal Bimbingan Dan Konseling Terapan, 6(1), 60. https://doi.org/10.30598/jbkt.v6i1.1603
Alfa, F. R. (2019). Pernikahan Dini Dan Perceraian Di Indonesia. Jurnal Ilmiah Ahwal Syakhshiyyah (JAS), 1(1), 49. https://doi.org/10.33474/jas.v1i1.2740
Aminudin, & Munandar, A. (2022). Efektivitas Mediasi dalam Mencegah Perceraian. Al-Authar: Jurnal Pendidikan Agama Dan Hukum Islam, 1(1), 85–108.
Casmini, C. (2019). Konseling perkawinan: Strategi preventif penanganan problem relasi keluarga dan membangun hubungan keluarga yang sakinah. Tajdidukasi: Jurnal Penelitian Dan Kajian Pendidikan Islam, 9(1), 19. https://doi.org/10.47736/tajdidukasi.v9i1.16
Dahwadin, D., Syaripudin, E. I., Sofiawati, E., & Somantri, M. D. (2020). Hakikat Perceraian Berdasarkan Ketentuan Hukum Islam Di Indonesia. YUDISIA : Jurnal Pemikiran Hukum Dan Hukum Islam, 11(1), 87. https://doi.org/10.21043/yudisia.v11i1.3622
Fauziah, A. S. N., Fauzi, A. N., & Ainayah, U. (2020). Analisis Maraknya Perceraian Pada Masa Covid 19. Mizan: Journal of Islamic Law, 4(2), 181–192. https://doi.org/10.32507/mizan.v4i2.838
Ilmi, N., Syahjalil, I., Chairani, A., Nurintan, Zaki, F., Rangkuti, A. W., & Theresia, I. (2023). Hubungan Bimbingan Perkawinan Pranikah Dengan Tingginya Angka Penceraian dengan Studi Analisis terhadap Pelaksanaan Bimbingan Perkawinan Pranikah di KUA Medan Timur. Mimbar Kampus : Jurnal Pendidikan Dan Agama Islam, 22(1), 295–300. https://doi.org/10.17467/mk.v22i1.2710
Laela, F. N. (2014). Konseling Perkawinan sebagai Salah Satu Upaya Membentuk Keluarga Bahagia. Jurnal Bimbingan Dan Konseling Islam, 2(1), 112–122.
Manna, N. S., Doriza, S., & Oktaviani, M. (2021). Cerai Gugat: Telaah Penyebab Perceraian Pada Keluarga di Indonesia. JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI HUMANIORA, 6(1), 11. https://doi.org/10.36722/sh.v6i1.443
Marizal, M., Putri, M. R., Putri, S., & Lestari, T. U. (2024). Analisis Risiko Perceraian berdasarkan Usia Suami di Kota Pekanbaru. Psikobuletin:Buletin Ilmiah Psikologi, 5(1), 1. https://doi.org/10.24014/pib.v5i1.28553
Matondang, A. (2014). Faktor-faktor yang Mengakibatkan Perceraian dalam Perkawinan. Jurnal Ilmu Pemerintahan Dan Sosial Politik, 2(2), 141–150. http://ojs.uma.ac.id/index.php/jppuma
Miswanto, Syahputra, Y., Nur’aini, Arjani, N., Harahap, Y. M., & Sinaga, S. M. (2016). Konseling Keluarga Modern (Pendekatan dan Studi Kasus). Eureka Media Aksara.
Nurhidayah, A., Kusnadi, K., & Noviza, N. (2023). Peran Penyuluh Agama Pada Konseling Pernikahan Dalam Mengantisipasi Perceraian Di KUA Kecamatan Bukit Kecil. Social Science and Contemporary Issues Journal, 1(2), 390–404. https://doi.org/10.59388/sscij.v1i2.181
Octaviani, F., & Nurwati, N. (2020). DAMPAK PERNIKAHAN USIA DINI TERHADAP PERCERAIAN DI INDONESIA. Jurnal Ilmu Kesejahteraan Sosial HUMANITAS, 2(2). https://doi.org/10.1088/1751-8113/44/8/085201
Pitrotussaadah. (2022). Konseling Pranikah untuk Membentuk Keluarga Sakinah dan Menekan Angka Perceraian. Jurnal Perspektif, 6(1), 25. https://doi.org/10.15575/jp.v6i1.164
Prianto, B., Wulandari, N. W., & Rahmawati, A. (2013). Rendahnya Komitmen dalam Perkawinan sebagai Sebab Perceraian (Lack of Commitment As the Main Cause of Divorce). Jurnal Komunitas, 5(2), 208–218. https://doi.org/10.15294/komunitas.v5i2.2739
Puspitawati, A., Mauliddina, S., Aliffia, S., Kusumawardani, D. D., & Amalia, R. (2021). Analisis Faktor - Faktor Yang Mempengaruhi Tingginya Angka Perceraian Pada Masa Pandemi Covid-19: a Systematic Review. Jurnal Kesehatan Tambusai, 2(3), 10–17. https://doi.org/10.31004/jkt.v2i3.1886
Rahmadiani, N. D. (2021). Konseling Perkawinan Untuk Meningkatkan Pola Komunikasi Antar Pasangan. Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling Undiksha, 12(1), 49–54. https://doi.org/10.23887/jjbk.v12i1.32715
Rofiq, A. A., Adawiyah, S. R., Aulania, A. F., & Pancasari, N. A. I. (2022). Efektivitas konseling perkawinan dengan dinamika kelompok dan teknik disensitisasi sistematis untuk menurunkan kecemasan calon pengantin. Jurnal Konseling Dan Pendidikan, 10(4), 659. https://doi.org/10.29210/193600
Thalib, A., & Lestari, M. (2017). TINGGINYA TINGKAT GUGAT CERAI DI PENGADILAN AGAMA PEKANBARU. Hukum Islam, XVII(1).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Reizki Maharani, Firman, Afdal

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


