KECEMASAN PERPISAHAN (SEPARATION ANXIETY)
Keywords:
kecemasan, Perpisahan, RemajaAbstract
ABSTRAK
Kecemasan perpisahan adalah gangguan kecemasan yang ditandai dengan ketakutan berlebihan terhadap perpisahan dari orang-orang yang dicintai atau tempat-tempat yang akrab. Gangguan ini dapat mempengaruhi fungsi sosial, akademik, dan kesehatan individu yang mengalaminya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kecemasan perpisahan pada remaja di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah wawancara dan observasi terhadap seorang remaja yang berusia 18 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang berhubungan dengan kecemasan perpisahan pada remaja adalah stres, perubahan lingkungan, ketidakamanan, dan sikap orang tua yang terlalu protektif. Kecemasan perpisahan pada remaja juga berdampak negatif pada kinerja sekolah, kesehatan fisik dan mental, serta hubungan sosial. Penelitian ini merekomendasikan perlunya intervensi psikologis yang sesuai untuk mengatasi kecemasan perpisahan pada remaja, serta edukasi bagi orang tua dan guru tentang cara mendukung remaja yang mengalami gangguan ini.
Kata kunci: kecemasan perpisahan, remaja, Indonesia
ABSTRACT
Separation anxiety is an anxiety disorder characterized by excessive fear of separation from loved ones or familiar places. This disorder can affect the social, academic and health functions of the individual who experiences it. This research aims to determine the factors that influence separation anxiety in teenagers in Indonesia. The research method used was interviews and observations of a 18 year old teenager. The research results show that factors related to separation anxiety in adolescents are stress, environmental changes, insecurity, and overprotective parental attitudes. Separation anxiety in teenagers also has a negative impact on school performance, physical and mental health, and social relationships. This research recommends the need for appropriate psychological interventions to overcome separation anxiety in adolescents, as well as education for parents and teachers about how to support adolescents who experience this disorder.
Keywords: separation anxiety, teenagers, Indonesia
Downloads
References
Agustiani, H. 2009. Psikologi Perkembangan: Pengantar dalam Berbagai Bagiannya. Bandung: Refika Aditama.
APA. 2000. Publication manual of the American Psychological Association (5th ed.). Washington, DC: American Psychological Association.
Astuti, R. & Officialningsih, E. 2010. Hubungan antara Kecemasan Perpisahan dengan Kecemasan Sosial pada Remaja. Jurnal Psikologi, 37(1), 1-12.
Desiningrum, D. 2016. Psikologi Anak Berkebutuhan Khusus. In Psikosain (1st ed.). Psikosain.
Fefriawati, E. 2010. Hubungan antara Kecemasan Perpisahan dengan Kecemasan Sekolah pada Siswa Sekolah Dasar. Skripsi. Universitas Gadjah Mada.
Jozefo, A. 2012. Pengaruh Kecemasan Perpisahan terhadap Kecenderungan Depresi pada Remaja. Skripsi. Universitas Indonesia.
Mashar, M. 2011. Gangguan Kecemasan pada Anak dan Remaja. Yogyakarta: Pustaka Pelajar³.
Mu'tadin, Z. 2007. Psikologi Anak dan Remaja. Jakarta: Kencana.
Pieter, A. & Lubis, N. 2010. Kecemasan Perpisahan pada Anak Usia Dini. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.
Semiun, Y. 2006. Psikologi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.
Siregar, S. 2013. Metode penelitian kuantitatif. Jakarta: Kencana.
Survei Epidemiologi Kanada. 1999. Kesehatan mental dan kesejahteraan di Kanada: Hasil survei epidemiologi nasional. Ottawa: Pusat Kesehatan Mental Kanada.
Utami, M. S. 2014. Pengaruh Kecemasan Perpisahan terhadap Perilaku Agresif pada Remaja. Skripsi. Universitas Negeri Malang.
Videbeck, S. L. 2008. Psychiatric Mental Health Nursing. Philadelphia: Lippincott Williams & Wilkins.
Wong, D. L. 2008. Pediatric Nursing: Caring for Children and Their Families. New York: Cengage Learning.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Algebra : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Sains

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


