ETIKA KOMUNIKASI ISLAM DALAM MENYIKAPI PENYEBARAN INFORMASI DI MEDIA SOSIAL

Penulis

  • Arini Bako UIN Sumatera Utara
  • Mairani Nurmala UIN Sumatera Utara
  • Sari Nora Hanifa UIN Sumatera Utara
  • Suryaman UIN Sumatera Utara
  • Syifa Awalia UIN Sumatera Utara

DOI:

https://doi.org/10.58432/ekonom.v6i1.1714

Kata Kunci:

Etika Komunikasi Islam, Media Sosial, Tabayyun, Hoaks, Komunikasi Digital

Abstrak

Jurnal ini mendalami peran etika komunikasi Islam dalam menyikapi penyebaran informasi di media sosial sebagai solusi strategis untuk menghadapi berbagai permasalahan komunikasi digital. Penelitian ini melibatkan analisis mendalam terhadap prinsip-prinsip etika komunikasi dalam Islam, seperti kejujuran (sidq), tabayyun (verifikasi informasi), tanggung jawab, serta larangan ghibah dan fitnah. Metodologi penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi literatur untuk mengidentifikasi relevansi dan penerapan nilai-nilai etika komunikasi Islam dalam konteks media sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik komunikasi yang berlandaskan nilai-nilai Islam mampu meminimalisir penyebaran hoaks, meningkatkan kualitas interaksi sosial, serta menciptakan ruang digital yang lebih sehat dan beretika. Implikasi dari temuan ini adalah bahwa penerapan etika komunikasi Islam dapat membangun kesadaran moral pengguna media sosial, meningkatkan kepercayaan publik, serta memperkuat ukhuwah Islamiyah. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap kajian komunikasi Islam dengan menjelaskan bagaimana etika komunikasi Islami dapat diintegrasikan sebagai fondasi dalam menciptakan komunikasi digital yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Arifin, Anwar. (2011). Ilmu Komunikasi: Sebuah Pengantar Ringkas. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.

Aziz, Moh. Ali. (2004). Ilmu Dakwah. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Effendy, Onong Uchjana. (2003). Ilmu Komunikasi: Teori dan Praktik. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Fitri, Agus Zaenul. (2020). Pendidikan Karakter Berbasis Nilai dan Etika di Sekolah. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Hidayat, Komaruddin. (2015). Agama untuk Peradaban: Membumikan Etika dalam Kehidupan. Jakarta: Paramadina.

Kholil, Syukur. (2006). Metodologi Penelitian Komunikasi. Bandung: Citapustaka Media.

Mulyana, Deddy. (2010). Ilmu Komunikasi: Suatu Pengantar. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Nasrullah, Rulli. (2015). Media Sosial: Perspektif Komunikasi, Budaya, dan Sosioteknologi. Bandung: Simbiosa Rekatama Media.

Puspitasari, Yuli. (2023). Etika komunikasi dalam perspektif Al-Qur’an. Jurnal Tabayyun, 5(2), 45–58.

Rahmat, Jalaluddin. (2007). Psikologi Komunikasi. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Saleh, Muhammad. (2024). Etika komunikasi Islami dalam perspektif dakwah digital. Liwaul Dakwah: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam, 14(1), 1–15.

Shihab, M. Quraish. (2017). Wawasan Al-Qur’an: Tafsir Tematik atas Pelbagai Persoalan Umat. Bandung: Mizan.

Sugiyono. (2007). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Susanto, Joko. (2020). Etika komunikasi Islami dalam interaksi sosial. Waraqat: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman, 5(1), 23–35.

Yuliana, Rahmi. (2012). Peran komunikasi dalam meningkatkan kinerja organisasi. Jurnal STIE Semarang, 4(3), 12–25.

Zaini, Ahmad. (2019). Etika komunikasi dalam Islam dan relevansinya di era digital. Jurnal Komunikasi Islam, 9(1), 67–80.

Ismail, Faisal. (2018). Komunikasi dakwah di era media sosial. Jurnal Dakwah dan Komunikasi, 12(2), 101–115.

Hefni, Harjani. (2017). Komunikasi Islam. Jakarta: Kencana.

Unduhan

Diterbitkan

30-04-2026

Cara Mengutip

Bako, A., Nurmala, M. ., Hanifa, S. N. ., Suryaman, & Awalia, S. . (2026). ETIKA KOMUNIKASI ISLAM DALAM MENYIKAPI PENYEBARAN INFORMASI DI MEDIA SOSIAL. Ekonom : Jurnal Ekonomi Dan Bisnis, 6(1), 6–11. https://doi.org/10.58432/ekonom.v6i1.1714