PENGGUNAAN GADGET TERHADAP KOMUNIKASI SISWA SMK PAB 2

Penulis

  • Sri Deviana UIN Sumatera Utara Medan

DOI:

https://doi.org/10.58432/algebra.v2i4.655

Kata Kunci:

Dampak, Penggunaan Gadget, Komunikasi Interpersonal

Abstrak

ABSTRAK

Seiring banyaknya penggunaan gadget terkhusus smartphone, peneliti tertarik untuk meneliti penggunaan dan dampak yang ditimbulkan akibat memakai gadget terhadap komunikasi interpersonal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Penggunaan Gadget Terhadap Komunikasi Siswa SMK PAB 2 Helvetia. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kuantitatif. Teknik pengambilan sampel dan populasi yang digunakan adalah siswa SMK PAB 2 Helvetia kelas XII jurusan akuntansi, jurusan administrasi perkantoran/OTKP, dan jurusan rekayasa perangkat lunak. Metode simple random sampling digunakan untuk menentukan sampel sebanyak 60 siswa/i dari 150 populasi. Hasil penelitian ini diperoleh fhitung senilai 2,862. Sementara ttabel pada taraf signifikansi 5% dengan n = 60, maka diperoleh ttabel senilai 2,001. Variabel gadget memiliki tingkat signifikansi sebesar 0,096 > 0,05 yang berarti tidak signifikan. Hasil uji t diperoleh dengan nilai 1.692 < 2,001, maka Ha ditolak dan Ho diterima. Dapat disimpulkan tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara gadget terhadap komunikasi siswa di SMK PAB 2 Helvetia. Berdasarkan penggunaan, dengan menggunakan teori uses and gratification penggunaan gadget dinyatakan cukup baik. Sedangkan dampaknya terhadap komunikasi interpersonal siswa, masih kurangnya memperhatikan komunikasi secara langsung dan menimbulkan rasa empati yang kurang.

Kata Kunci : Dampak, Penggunaan Gadget, Komunikasi Interpersonal

 

ABSTRACT

Along with the increasing use of gadgets, especially smartphones, researchers are interested in examining the use and impact of using gadgets on interpersonal communication. This study aims to determine the use of gadgets on student communication at SMK PAB 2 Helvetia. The research method used is quantitative method. The sampling technique and population used were students of SMK PAB 2 Helvetia class XII majoring in accounting, majoring in office administration/OTKP, and majoring in software engineering. Simple random sampling method was used to determine a sample of 60 students from 150 populations. The results of this study obtained fcount of 2.862. While ttable at a significance level of 5% with n = 60, then obtained ttable worth 2.001. The gadget variable has a significance level of 0.096 > 0.05 which means it is not significant. The results of the t-test were obtained with a value of 1.692 <2.001, then Ha was rejected and Ho was accepted. It can be concluded that there is no significant influence between gadgets on student communication at SMK PAB 2 Helvetia. Based on usage, using the uses and gratification theory, the use of gadgets is stated to be quite good. While the impact on students' interpersonal communication, there is still a lack of attention to direct communication and causes a lack of empathy.

Keywords: Impact, Use of Gadgets, Interpersonal Communication

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Al. Bajari. (2015).Metode Penelitian Komunikasi, Prosedur, Tren dan Etika. Bandung: Simbiosa Rekatama Media.

A.M, S. (2014). Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Rajawali Pers.

Anwar Sadat. (2018). Pola Komunikasi Antar Pribadi Melalui Internet di Kalangan Remaja. Jurnal Ilmu Komunikasi., 1(1), 21.

B. Al Derry Iswidharmanjaya. (2014). Bila Si Kecil Bermain Gadget. Yogyakarta: Bisakimia.

Bahri, S. (2004). Pola Komunikasi Orang Tua & Anak dalam Keluarga (sebuah perspektif pendidikan islam). Jakarta: Rineka Cipta.

BK Willialms, & SC Salwyer. (2011). Using Informaltion Technology : A Practical Introduction to Computers and Communications. Ed.9t. New York: The Mc Gralw-Hill Companies Inc.

Burhan Bungin. (2013). Metode Penelitian Sosial & Ekonomi: Format-Format Kuantitatif dan Kualitatif untuk Studi Sosiologi, Kebijakan, Publik, Komunikasi, Manajemen, dan Pemasaran. Jakarta: Kencana Prenada Medial Group.

Cut Alma Nuraflah, Muhammad Luthfi, & Muya Syaroh Twanda Lubis. (2019). Komunikasi Verbal dan Non Verbal. In Komunikasi Verbal dan Non Verbal (Strategi dalam Menghindari Konflik). Enam Media .

D. Goleman. (2007). Kecerdasan Emosi Untuk Mencapai Puncak Prestasi. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Deddy Mulyana. (2015). Ilmu Komunikasi Sualtu Pengantar . Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Derry Iswidharmanjaya. (2014). Bila Si Kecil Bermalin Gadget. Yogyakarta: Beranda Agency.

Duwi Priyatno. (2013). Mandiri Belajar Analisis Data Dengan SPSS. Mediakom.

Deify Timbowo. (2016). Manfaat Penggunaan Smartphone Sebagai Media Komunikasi (Studi Pada Mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Sam Ratulangi). Acta Diurna.

Dyah Aryani. (2020). Hubungan Antara Kecanduan Gadget dengan Empati Pada Remaja Akhir di Universitas Muhammadiyah Surakarta. Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Fajar Dwi Midianto. (2019). Keterbukaan Komunikasi Interpersonal Terhadap Semagat Kerja (studi kuantitatif eksplanatif di kalangan pimpinan dan karyawan PT.ADETEX Bandung). Universitas Muhammadiyah Surakarta .

Fenti Hikmawati. (2017). Metodologi Penelitian. Depok: Raja Grafindo.

Fenti Hikmawati. (2019). Metodologi Penelitian. Depok: Rajawali Pers.

Jaka Rawan. (2013). Pengaruh Kegunaan Gadget terhadap Kemampuan Bersosialisasi pada Remaja. 8(2), 5.

Jalalluddin Rakhmat. (2018). Psikologi Komunikalsi : Edisi Revisi. Bandung: Simbiosa Rekatama Media.

Jarot Setyaji. (2010). Buku Pintar Menguasai Komputer & Laptop. Jakarta: Mediakita.

Junierissa Marpaung. (2018). Pengaruh Penggunaan Gadget Dalam Kehidupan (The Effect Of Use Of Gadget In Life). Kopasta, 5, 57.

Liliweri, A. (1997). Komunikasi Antar-Pribadi. Bandung: Citra Aditya Bakti.

Morissan. (2013). Teori Komunikasi Individu Hingga Massa. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Mulyana, D. (2003). Komunikalsi Antar Budaya. Bandung: Remaja Kosda Karya.

Nursalri Endalh, E. E. (2021). Keterampilan Komunikasi Interpersonal Siswa Kelas XI SMA Negeri 1 Margaasih Kabupaten Bandung. Jurnal Fokus, 121-128.

Nurudin. (2007). Pengantar Komunikasi Massa. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Nurudin. (2021). Self Disclosure Komunikasi Antar Pribadi Pasangan Jarak Jauh dalam Mempertahankan Hubungan Saat Physical Distancing Era Pandemic COVID-19. Komuniti: Jurnal Komunikasi Dan Teknologi Informasi, 13(1),

Unduhan

Diterbitkan

29-12-2022