Efforts to Provide Group Guidance Services to Reduce the Negative Behavior of Puberty Students

Penulis

  • Nurdina Ketaren UIN Sumatera Utara
  • Ira Suryani UIN Sumatera Utara
  • Makmur Syukri UIN Sumatera Utara

DOI:

https://doi.org/10.58432/mahir.v2i2.882

Kata Kunci:

Group Guidance, Negative Puberty Behavior, Students

Abstrak

Based on the formulation of the research problem, the aims of this study are: (1) To find out the forms of negative puberty behavior of class VII students that occur at SMP Negeri 2 Tanjung Morawa. (2) To find out the efforts made by counseling teachers in providing group guidance services to reduce the negative behavior of puberty students of class VII SMP Negeri 2 Tanjung Morawa. (3) To find out the obstacles in providing group guidance services to reduce the negative behavior of puberty students of class VII SMP Negeri 2 Tanjung Morawa. This research is a type of qualitative research with a descriptive approach. In the process of collecting data, researchers used methods of observation, interviews, and documentation studies. From the results of the study, it can be concluded that the negative forms of puberty behavior of class VII students that have been implemented at Tanjung Morawa 2 Public Middle School are more towards conformity, emotional, boredom, and bullying. The obstacles in implementing group guidance services at SMP Negeri 2 Tanjung Morawa are obstacles in facilities and infrastructure, obstacles in time, obstacles in the stages of implementing group guidance services.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Al-Mighwar M, Psikologi Remaja (Petunjuk bagi Guru dan Orangtua), (Bandung: Pustaka Setia, 2011).

Al-Qur’an, T. P. (2019).Al- Quran dan Terjemahannya Edisi Penyempurnaan, Jakarta: Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an.

Arifin Z. (2012). Penelitian Pendidikan. Bandung: PT. Rosdakarya.

Birks, M., Cant, R. P., Budden, L. M., “Russell-Westhead, M., Sinem Uzar Ozcetin, Y., & Tee, S. “Uncovering degrees of workplace bullying: A comparison of baccalaureate nursing students’ experiences during clinical placement in Australia and the UK”. Journal Nurse Education in Practice, Vol. 25.

Desmita. (2014). Psikologi Perkembangan Peserta Didik. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Elizabeth. (2017).Psikologi Perkembangan Suatu Pendekatan Sepanjang Rentan Kehidupan. Jakarta: Erlangga.

Fadilah, S. N. (2019). “Layanan Bimbingan Kelompok dalam Membentuk Sikap Jujur Melalui Pembiasan”. Jurnal Bimbingan dan konseling, 3(2), 167-178.

Gunawan, I. (2013). Metode Penelitian Kualitatif Teori & Praktek.Jakarta: PT. Bumi Aksara.

Hamka, Tafsir Al-Azhar, (Jakarta: Gema Insani, 2015).

Hasil Observasi Awal dengan Guru Bimbingan Konseling dan Siswa di SMP Negeri 2 Tanjung Morawa, hari kamis, Tanggal 3 Februari 2022.

Hasil Wawancara Awal dengan Guru Bimbingan Konseling di SMP Negeri 2 Tanjung Morawa, Hari Kamis, Tanggal 3 Februari 2022.

Hidayat, J. A, (2019). Peran Guru dalam Menanggulangi Perilaku Bullying Pada Siswa Madrasah Ibtidaiyah Ma’arif Klangon Kalibawang Kulon Progo Yogyakarta Tahun Pelajaran 2018/2019. At-Tajdid :Jurnal Ilmu Tarbiyah, 8(2), 293–315.

Indriyani, S. (2019). Analisis Perilaku Bullying Siswa Sekolah Menengah Atas Al-Azhar 3 Bandar Lampung. ALIBKIN: Jurnal Bimbingan Konseling, 1-15.

Kemdikbud. (2016). Panduan Operasional Penyelenggaraan Bimbingan dan Konseling Sekolah Menengah Pertama (SMP). Jakarta: Direktorat Jenderal Guru Dan Tenaga Kependidikan.

Kementrian Agama RI. (2012). Al-Quran dan Terjemahnya. Bandung: Cordoba Internasional Indonesia.

Lexy, J. Moleong. (2012). Metodologi Penelitian Kualitatif.Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Lexy, J. Moleong. (2017). MetodePenelitianKualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Luddin, A. B. (2012). Konseling Individual dan Kelompok (Aplikasi dalam Praktek konseling). Bandung: Citapustaka Media Perintis.

Luddin, A. B. (2016). PsikologidanKonselingKeluarga. Medan: Difa Grafika.

Nurela, dkk, Hambatan Penyelenggaraan Layanan Bimbingan Kelompok Oleh Guru Bimbingan Konseling di SMA Negeri Kota Padang. (Sumbar: Mahasiswa BK STKIP PGRI, 2014).

Prayitno, dkk. (2017).LayananBimbinganKelompok dan KonselingKelompok yang Berhasil. Bogor:Penerbit Ghalia Indonesia.

Prayitno. (2018). Konseling Profesional yang Berhasil: Layanan dan Kegiatan Pendukung. Depok: Raja Grafindo Persada.

Pratiti, dkk. (2019). Handbook Pubertas Muslimah. Tanggerang: Ahlan Pustaka Umat.

Pranoto, dkk. (2017). Layanan Bimbingan Kelompok Mahasiswa Prodi BK menggunakan Media ICT ( Information and Communications Technology) Basis Social Media. Jurnal Mikrotik, 7 (2), 14-24.

Prihatini. (2017). Pengaruh Metode Pembelajaran dan Minat Belajar terhadap Hasil Belajar IPA. Jurnal Formatif, 7 (2), 171-179.

Reisman, Y., dan Gianotten, W. L., Cancer, Intimacy dan Sexualitity, (Eds, 2017).

Rismawati dkk. (2019). “Efektivitas Layanan Bimbingan Kelompok untuk Mengembangkan Motivasi Belajar Siswa SMA Negeri 6 Kendari”. Jurrnal Bening, 3(2), 35-44.

Saputro, H. (2021). Peran Orangtua dengan Sikap Remaja Putri menghadapi Menarche. Journal for Quality in Women’s Health, 4 (1), 1-14.

Sugiyono. (2013).Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: CV. Alfabeta.

Tohirin. (2013).Metode Penelitian Kualitatif Dalam Pendidikan dan Bimbingan Konseling (pendekatan praktis untuk peneliti pemula dan dilengkapi dengan contoh transkip hasil wawancara serta model penyajian data). Jakarta: Raja Wali Pers.

Tohirin. (2011). Bimbingan dan Konseling di Sekolah dan Madrasah. Jakarta: Rajawali Press.

Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Pasal3.

Unduhan

Diterbitkan

05-08-2023