PERAN ILMU KOMUNIKASI DALAM MENINGKATKAN EFEKTIVITAS DAKWAH ISLAM DI ERA DIGITAL
DOI:
https://doi.org/10.58432/ekonom.v6i1.1713Kata Kunci:
Komunikasi Dakwah, Media Digital, Efektivitas Komunikasi, Teori Tomunikasi, Dakwah IslamAbstrak
Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam pola komunikasi masyarakat, termasuk dalam praktik dakwah Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran ilmu komunikasi dalam meningkatkan efektivitas dakwah di era digital dengan menggunakan pendekatan teoritis dari Lasswell, Shannon dan Weaver, serta McLuhan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik studi literatur dari berbagai jurnal ilmiah, buku, dan publikasi akademik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan dakwah sangat dipengaruhi oleh kemampuan dai dalam mengelola pesan, media, dan audiens secara strategis. Selain itu, media digital tidak hanya berfungsi sebagai alat, tetapi juga membentuk cara audiens memahami pesan dakwah. Integrasi ilmu komunikasi dalam praktik dakwah menjadi suatu keharusan agar pesan yang disampaikan dapat efektif, relevan, dan mampu menjawab tantangan zaman.
Unduhan
Referensi
Arifin, A. (2011). Ilmu komunikasi: Sebuah pengantar ringkas. Jakarta: RajaGrafindo Persada.
Effendy, O. U. (2003). Ilmu komunikasi: Teori dan praktek. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Hidayat, D. (2018). Efektivitas komunikasi dakwah di era digital. Jurnal Komunikasi Islam, 8(2), 123–135.
Lasswell, H. D. (1948). The structure and function of communication in society. In L. Bryson (Ed.), The communication of ideas. New York: Harper & Row.
McLuhan, M. (1964). Understanding media: The extensions of man. New York: McGraw-Hill.
Nasrullah, R. (2015). Media sosial: Perspektif komunikasi, budaya, dan sosioteknologi. Bandung: Simbiosa Rekatama Media.
Nasrullah, R. (2017). Media sosial dan komunikasi dakwah. Jurnal Komunikasi, 9(1), 45–60.
Shannon, C. E., & Weaver, W. (1949). The mathematical theory of communication. Urbana: University of Illinois Press.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kualitatif. Bandung: Alfabeta.


