PERBEDAAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA DENGAN PEMBELAJARAN TIPE TGT DAN PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING

Authors

  • Siti Chatijah Mahasiswa UIN Sumatera Utara
  • Fibri Rakhmawati UIN Sumatera Utara

Keywords:

Kemampuan berfikir kritis

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan berpikir kritis dan kemampuan komunikasi matematis siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) dan model pembelajaran Problem Solving. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, dengan jenis penelitian quasi eksperiment. Populasi yang digunakan adalah seluruh siswa kelas X MAN ASAHAN Tahun Ajaran 2020-2021 dan sampelnya adalah siswa kelas X-IPA 1 dan X-IPA 2. Analisis data dilakukan dengan analisis varian (ANAVA). Hasil temuan ini menunjukkan bahwa: 1) Terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) dan   model   pembelajaran   Problem   Solving   dengan Qhitung (3,44) > Qtabel (2,871) ; 2) Terdapat perbedaan kemampuan komunikasi matematis siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) dan model pembelajaran Problem Solving dengan Qhitung (8,69) > Qtabel (2,871) ; 2) Terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis dan kemampuan komunikasi matematis siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TGT dan model pembelajaran Problem Solving pada materi Trigonometri dengan Fhitung (37,52) > Ftabel (4,12).

Kata Kunci : Kemampuan Berpikir Kritis; Kemampuan Komunikasi Matematis; Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournament (TGT) Dan Model Pembelajaran Problem Solving.

 

ABSTRACT  This study aimsto determine the differences in critical thinking skills and mathematical communication skills of students who are taught using the Teams Games Tournament (TGT) cooperative learning model and the Problem Solving Learning model. This research is a quantitative research, with a quasi-experimental type of research. The population used is all student of class X MAN Asahan Academic Year 2020-2021 and the samples are students of class X-IPA 1 and X-IPA 2. Data analysis was performed by analysis of variance (ANOVA). These findings indicate that: 1) There are differences in students' critical thinking skills who are taught using the Teams Games Tournament (TGT) cooperative learning model and the Problem Solving learning model with Qcount (3.44) > Qtable (2.871); 2) There are differences in students' mathematical communication skills who are taught using the Teams Games Tournament (TGT) cooperative learning model and the Problem Solving learning model with Qcount (8.69) > Qtable (2.871); 2) There are differences in critical thinking skills and mathematical communication skills of students who are taught using the TGT type cooperative learning model and Problem Solving learning model on Trigonometry material with Fcount (37.52) > Ftable (4,12).

Keyword : Critical Thinking Ability; Mathematical Communication Ability; Teams Games Tournament (TGT) Cooperative Learning Model and Problem Solving Learning Model.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ahmad Susanto. (2013). Teori Belajar dan Pembelajaran di Sekolah Dasar. Jakarta: Prenadamedia Group.

Afria Alfitri Rizqi. Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Melalui Blended Learning Berbasis Pemecahan Masalah, 191-202.

Akhmad Hidayatno. (2013). Berpikir Sistem: Pola Berpikir Untuk Pemahaman Masalah Yang Lebih Baik. Yogyakarta: Leutika Prio.

Anas Sudijono. 2007. Pengantar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Desak Putuh Eka Nilakusmawati. (2012). Kajian Teoritis Beberapa Model Pembelajaran: Univ. Udayana.

Doni, et.al. (2015). Evaluasi Pendidikan. Depok: BETA.

Helmiati. (2012). Model Pembelajaran. Yogyakarta: Aswaja Pressindo.

Hodiyanto. (2017). Kemampuan Komunikasi Matematis Dalam Pembelajaran. Jurnal AdMathEdu. 7 (1), 9-18.

Irfan Taufan Asfar. (2018). Model Pembelajaran Problem Posing & Solving. Sukabumi: CV Jejak.

Linda Zakiah, Ika Lestari. (2019). Berpikir Kritis dalam Konteks Pembelajaran. Bogor: Erzatama Karya Abadi.

Mohammad Syarif Sumantri. (2014).Strategi Pembelajaran Teori & Praktik di Tingkat Pendidikan Sekolah Dasar. Jakarta: Pt Raja Grafindo.

Muhamad Afandi, Evi Chamalah, Oktarina Puspita Wardani. (2013). Model dan Metode Pembelajaran di Sekolah. Semarang: Unissula Press.

Musfiqon, Nurdyansyah. (2015). Pendekatan Pembelajaran Saintifik. Sidoarjo: Nizamia Learning Center.

Nurdyansyah, Eni Fariyatul Fahyuni. (2016). Inovasi Model Pembelajaran. Sidoarjo: Nizamia Learning Center.

Ponco Dewi Karyaningsih. (2018). Ilmu Komunikasi. Yogyakarta: Samudra Biru

Qiqi Yuliati Zaqiyah. (2014). Model Pembelajaran Brain Based Learning dan Optimalisasi Kemampuan Berpikir Kritis Siswa. Bandung: GP Press.

Redi Panuju. (2018). Pengantar Studi (Ilmu) Komunikasi. Jakarta: Kencana.

Sandu Siyoto, M.Ali Sodik. (2015). Dasar Metodologi Penelitian. Sleman:Literasi Media Publishing

Published

2021-10-16

How to Cite

Chatijah, S., & Rakhmawati, F. (2021). PERBEDAAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA DENGAN PEMBELAJARAN TIPE TGT DAN PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING. Algebra : Jurnal Pendidikan, Sosial Dan Sains, 1(3), 29–34. Retrieved from https://ejournal.yana.or.id/index.php/algebra/article/view/40