ANALISA PENGARUH IKLIM DATARAN TINGGI DAN RENDAH TERHADAP PERFORMA AYAM BOILER
DOI:
https://doi.org/10.58432/jittu.v1i1.420Kata Kunci:
Dataran Tinggi, Dataran Rendah, Ayam BroilerAbstrak
ABSTRAK
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan produktivitas ayam broiler dari perbedaan dataran tinggi dan dataran rendah. metode penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif, yaitu jenis penelitian yang sifatnya menggambarkan pemeliharaan beternak ayam broiler pada dataran rendah dan tinggi. Data dianalisis dengan Uji T digunakan untuk mengetahui perbedaan konsumsi pakan, pertambahan bobot badan, konversi pakan dan mortalitas ayam broiler pada dataran rendah dan tinggi. Hasil analisis menunjukkan bahwa rata-rata konsumsi pakan terbaik didataran rendah yaitu 101.10 g/ekor/hari dan di dataran tinggi yaitu 96.13 g/ekor/hari, namun rata-rata pertambahan bobot badan terbaik yaitu pada dataran tinggi sebesar 60.29 g/e/hari dan dataran rendah sebesar 57.43 g/ekor/hari, konversi pakan terbaik pada pemeliharaan dataran tinggi 1,53 dan dataran rendah 1,71. Dan untuk moratalitas terbaik pada pemeliharaan di dataran tinggi sebesar 3.78 % dan di dataran rendah 4.98 %.
Kata Kunci : Dataran Tinggi; Dataran Rendah; Performans; Ayam Broiler.
ABSTRACT
The purpose of this study was to determine the productivity of broiler chickens from the differences between the highlands and the lowlands. This research method is descriptive quantitative, that is, the type of research that describes the maintenance of raising broiler chickens in the lowlands and highlands. Data analyzed by T test was used to determine differences in feed consumption, body weight gain, feed conversion and mortality of broiler chickens in the lowlands and highlands. The results of the analysis showed that the best average feed consumption in the lowlands was 101.10 g/head/day and in the highlands it was 96.13 g/head/day, but the best average body weight gain was in the highlands of 60.29 g/e/day. and in the lowlands of 57.43 g/head/day, the best feed conversion was in the highlands of 1.53 and 1.71 in the lowlands. And for the best mortality in maintenance in the highlands of 3.78% and 4.98% in the lowlands.
Keywords: Highlands; Lowland; Performance; Broiler Chicken.
Referensi
Anggorodi. 1995. Ilmu Makanan Ternak Unggas. Gramedia, Jakarta.
Austic RE. 2000. Feeding Poultry in Hot and Cold Climates. Di dalam MK Yousef, editor. Stress Physiology in Livestock Vol III, Poultry. Florida: CRC Pr. hlm. 123 – 136.
Bell DD dan Weaver WD. 2002. Commercial Chicken Meat and Egg Production. 5th Edition. New York: Springer Science and Business Media, Inc.
Budi Nugroho, Dwi Joko Priyono F., John Tetalepta, Neneng L. Nurida, Rini Hidayati, Rustamsjah dan Wawan. 2001. Pengelolaan wilayah pesisir untuk pemanfaatan sumberdaya alam yang berkelanjutan. Makalah Kelompok IV. Falsafah Sains (PPs 702). Program Pasca Sarjana. Institut Pertanian Bogor.
Departemen Pertanian. 2013. Produksi, Konsumsi, dan Populasi Ternak Menurut Provinsi. Jakarta.
Leeson c.R., Leeson T.S., Paparo AA. 1986. Buku Ajar Histologi. Jakarta: EGC.
North MO, Bell DD. 1990. Commercial Chiken Production Manual 4-th Edition. The Avi Pulishing Company. Inc. Wesport Itaca. New York.
Oldeman L.R. dan M. Frere. (1982). A Study of the Agroclimatology of the Humid Tropics of South-east Asia. WMO Interagency Project on Agroclimatology.
Rasyaf. 1995. Manajemen Peternakan Ayam Broiler. Penebar Swadaya. Jakarta.
Soekardi, W.S.I.Aminah S.M. Niti Sapto. 1986. Asas-asas Mefeorolgi Pertanian. Penerbit Balai pustaka . Jakarta.
Susilorini. 2008. Budi daya 22 Ternak Potensial. Penebar Swadaya. Jakarta.
Suharno dan Nazarudin, 1994. Ternak Komersial. Penebar Swadaya. Jakarta.
Soeharsono 1976. Respon broiler terhadap berbagai kondisi lingkungan. Disertasi, Universitas Padjajaran, Bandung.
Tarmudji, 2004. Bila Busung Perut menyerang Ayam. Balitvet, Bogor.
Wahju J. 2004. Ilmu Nutrisi Unggas. Gajah Mada University Press, Yogyakarta.
Zulaika. 2007. Pengaruh Penambahan Protein pakan Berat Badan Ayam Petelur Masa pullet,Skripsi Uji t .jurnal aves vol 21-26 Fakultas Peternakan Universitas Islam Balitar.
