Effect : Jurnal Kajian Konseling https://ejournal.yana.or.id/index.php/effect <p><span style="font-weight: 400;"><strong>Effect : Jurnal Kajian Konseling</strong> diterbitkan oleh Yayasan Amanah Nur Aman. Diterbitkan setiap bulan April, Agustus dan Desember. Jurnal ini fokus pada topik Kajian Konseling. </span><span style="font-weight: 400;">Jurnal ini menyambut hangat kontribusi tulisan-tulisan atau artikel dari para sarjana dari setiap disiplin ilmu terkait. </span><span style="font-weight: 400;">Ruang lingkup dan kajian jurnal ini berkaitan dengan bimbingan konseling, pendidikan bimbingan konseling, pendidikan profesi konseling, psikologi pendidikan, konseling masyarakat, supervisi dalam konseling dan kurikulum/pelayanan dalam bidang bimbingan konseling, kesulitan belajar siswa.</span></p> <p><strong>Histori Singkat Jurnal : </strong>(2022) eISSN disetujui - (2022) Indeks Garuda - (2023) Ajuan Perubahan domain utama disetujui ISSN BRIN dari laman <a href="https://ejournal.yana.or.id/index.php/effect/management/settings/yana.web.id/index.php/effect/" target="_blank" rel="noopener">yana.web.id/index.php/effect/</a> menjadi laman <a href="https://ejournal.yana.or.id/index.php/effect/management/settings/ejournal.yana.or.id/index.php/effect/" target="_blank" rel="noopener">ejournal.yana.or.id/index.php/effect/</a></p> <p> </p> <p><span style="font-weight: 400;"><strong>Effect : Jurnal Kajian Konseling</strong> published by the Amanah Nur Aman Foundation. Published every April, August and December. This journal focuses on the topics of Counseling Study. </span><span style="font-weight: 400;">This journal warmly welcomes the contributions of writings or articles from scholars from any related disciplines. </span><span style="font-weight: 400;">The scope and study of this journal is related to counseling guidance, counseling guidance education, professional counseling education, educational psychology, community counseling, supervision in counseling and curriculum/services in the field of counseling guidance, student learning difficulties.</span></p> <p><strong>Brief History of the Journal: </strong><span style="font-weight: 400;">(2022) eISSN approved - (2022) Garuda Index - (2023) Application for change of main domain approved by ISSN BRIN from website <a href="https://ejournal.yana.or.id/index.php/effect/management/settings/yana.web.id/index.php/effect/" target="_blank" rel="noopener">yana.web.id/index.php/effect/</a> to website <a href="https://ejournal.yana.or.id/index.php/effect/management/settings/ejournal.yana.or.id/index.php/effect/" target="_blank" rel="noopener">ejournal.yana.or.id/index.php/effect/</a></span></p> Yayasan Amanah Nur Aman id-ID Effect : Jurnal Kajian Konseling 2829-7407 Peran Norma Sosial Dalam Membentuk Perilaku Sosial Digital: Analisis Perspektif Bimbingan Dan Konseling https://ejournal.yana.or.id/index.php/effect/article/view/1655 <p>Perkembangan media digital telah mengubah cara individu membangun interaksi sosial serta menginternalisasi norma sosial, sehingga berdampak langsung pada pembentukan perilaku kolektif di masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran norma sosial dalam membentuk perilaku sosial digital serta implikasinya bagi bimbingan dan konseling. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui penelusuran jurnal nasional dan internasional, buku teori, serta artikel ilmiah relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa norma deskriptif dan norma injunktif berpengaruh signifikan terhadap perilaku kolektif, termasuk partisipasi sosial, kepedulian lingkungan, keterlibatan dalam tradisi budaya, dan partisipasi publik dalam kebijakan daerah. Di era digital, internalisasi norma semakin diperkuat oleh mekanisme observasi dan imitasi sebagaimana dijelaskan dalam Teori Pembelajaran Sosial Bandura, dengan media sosial berperan sebagai agen utama pembentukan perilaku melalui algoritma dan echo chambers. Kondisi ini melahirkan perilaku konstruktif seperti solidaritas digital, namun juga risiko perilaku destruktif seperti cyberbullying, ujaran kebencian, dan disinformasi. Dari perspektif bimbingan dan konseling, temuan ini menegaskan pentingnya pengembangan literasi sosial-digital, pembentukan norma positif, serta layanan preventif untuk membantu individu menyaring pengaruh norma daring. Penelitian ini menyimpulkan bahwa norma sosial memiliki peran sentral dalam membentuk perilaku digital modern dan perlu menjadi landasan strategis dalam pengembangan intervensi konseling.</p> Vivi Wulandari Purbatua Manurung Hazrina Syahirah Putri Hak Cipta (c) 2025 Vivi Wulandari, Purbatua Manurung, Hazrina Syahirah Putri 2025-12-13 2025-12-13 4 3 10.58432/effect.v4i3.1655 EFEKTIVITAS LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK SELF TALK UNTUK MENINGKATKAN SELF AWARENESS PADA SISWA KELAS X MAPN 4 MEDAN https://ejournal.yana.or.id/index.php/effect/article/view/1668 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas layanan bimbingan kelompok dengan teknik Self-Talk dalam meningkatkan Self-Awareness pada siswa kelas X MAPN 4 Medan. Latar belakang penelitian ini berangkat dari rendahnya tingkat kesadaran diri siswa yang ditunjukkan melalui ketidakmampuan mengenali emosi, kurangnya refleksi diri, serta tidak mampunya siswa memahami potensi dan kelemahan dirinya. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian pre-eksperimental dan desain One Group Pretest-Posttest Design. Sampel penelitian berjumlah 12 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dari total populasi 33 siswa kelas X-2 MAPN 4 Medan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner skala Self-Awareness, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test dengan bantuan aplikasi IBM SPSS Statistics 23. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh peserta mengalami peningkatan skor Self-Awareness dari kategori rendah menjadi sedang dan tinggi, dengan nilai Z sebesar -3.068 dan signifikansi (Asymp. Sig. 2-tailed) sebesar 0.002 &lt; 0.05. Hal ini menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara skor sebelum dan sesudah intervensi. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa layanan bimbingan kelompok dengan teknik Self-Talk efektif dalam meningkatkan Self-Awareness siswa kelas X MAPN 4 Medan.</p> Tria Anisyah Pebina Br Ginting Ahmad Syarqawi Fauziah Nasution Hak Cipta (c) 2025 Tria Anisyah Pebina Br Ginting, Ahmad Syarqawi, Fauziah Nasution 2025-12-13 2025-12-13 4 3 10.58432/effect.v4i3.1668 Implementasi Kurikulum Merdeka Dalam Perspektif Bimbingan Konseling: Analisis Peran Konselor, Layanan BK, Dan Supervisi Konseling Di Satuan Pendidikan https://ejournal.yana.or.id/index.php/effect/article/view/1658 <p>Implementasi Kurikulum Merdeka membawa perubahan mendasar dalam paradigma pendidikan Indonesia, khususnya dalam mendorong pembelajaran yang fleksibel, humanis, dan berpusat pada peserta didik. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi Kurikulum Merdeka dari perspektif bimbingan konseling (BK), dengan fokus pada peran konselor, layanan BK, serta supervisi konseling di satuan pendidikan. Penelitian menggunakan metode studi kepustakaan dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui penelaahan buku ilmiah, jurnal nasional dan internasional, dokumen resmi pemerintah, serta hasil riset terdahulu. Hasil kajian menunjukkan bahwa pemahaman dan kesiapan guru maupun konselor terhadap Kurikulum Merdeka masih beragam, sementara ketimpangan infrastruktur—terutama di daerah 3T—menghambat optimalisasi layanan pembelajaran dan BK. Kurikulum Merdeka memberikan peluang penguatan asesmen diagnostik, pembelajaran terdiferensiasi, layanan responsif, bimbingan kelompok, serta penguatan Profil Pelajar Pancasila melalui kegiatan pengembangan karakter. Konselor berperan strategis dalam mendukung well-being siswa pasca pandemi, termasuk menangani learning loss, kecemasan belajar, dan masalah adaptasi sosial. Namun, lemahnya sistem supervisi konseling dan terbatasnya sumber daya menjadi hambatan signifikan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan implementasi Kurikulum Merdeka sangat dipengaruhi oleh kolaborasi multi-pihak, peningkatan kompetensi konselor, pemerataan fasilitas, serta penguatan supervisi layanan BK.</p> Afifa Husnul Khotimah Purba Syifa Urrahmah Wahyunisa Hak Cipta (c) 2025 Afifa Husnul Khotimah Purba, Syifa Urrahmah, Wahyunisa 2025-12-13 2025-12-13 4 3 10.58432/effect.v4i3.1658 Ketimpangan Sosial Ekonomi dan Prestasi Belajar: Kajian Literatur dalam Konteks Pelayanan Bimbingan Konseling https://ejournal.yana.or.id/index.php/effect/article/view/1656 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ketimpangan sosial ekonomi terhadap prestasi belajar siswa serta implikasinya dalam pelayanan bimbingan konseling di sekolah. Ketimpangan sosial ekonomi (SES) merupakan salah satu faktor eksternal yang paling menentukan kualitas proses dan hasil belajar siswa, melalui aspek ekonomi, modal kultural, dukungan psikososial, dan keterlibatan keluarga. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan menelaah sepuluh jurnal nasional terakreditasi dan publikasi ilmiah terkait yang terbit antara tahun 2018–2025. Data dianalisis secara tematik-komparatif untuk meninjau kesamaan pola temuan empiris pada berbagai jenjang pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa SES berpengaruh signifikan baik secara langsung maupun tidak langsung terhadap prestasi belajar siswa. Faktor ekonomi menentukan ketersediaan fasilitas belajar, sementara modal kultural khususnya pendidikan orang tua membentuk habitus akademik anak. Selain itu, motivasi belajar, efikasi diri, serta dukungan emosional dari keluarga dan guru terbukti menjadi mediator penting dalam hubungan SES dan prestasi. Keterlibatan orang tua, akses terhadap les tambahan, persepsi guru, serta kesiapan digital pascapandemi turut memperkuat atau memperlemah capaian siswa. Dalam konteks bimbingan konseling, hasil penelitian ini menegaskan perlunya intervensi yang bersifat afirmatif, holistik, dan responsif terhadap keragaman latar belakang siswa, melalui penguatan motivasi, dukungan keluarga, kolaborasi konselor-guru, dan penyediaan layanan belajar tambahan. Secara keseluruhan, penelitian ini menekankan bahwa upaya mengurangi kesenjangan prestasi menuntut peran strategis konselor sekolah dalam menciptakan layanan pendidikan yang lebih inklusif dan berkeadilan.</p> Nabillah Putri Utami Yenti Arsini Afwan Syahril Manurung Hak Cipta (c) 2025 Nabillah Putri Utami, Yenti Arsini, Afwan Syahril Manurung 2025-12-13 2025-12-13 4 3 10.58432/effect.v4i3.1656 Implementasi Layanan Bimbingan Konseling Untuk Mengatasi Ketimpangan Sosial Ekonomi Dalam Upaya Mendorong Mobilitas Sosial Peserta Didik https://ejournal.yana.or.id/index.php/effect/article/view/1659 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pendidikan dalam mendorong mobilitas sosial serta mengkaji bagaimana layanan Bimbingan Konseling (BK) dapat berfungsi sebagai intervensi strategis untuk mengatasi ketimpangan sosial ekonomi peserta didik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research), melalui analisis terhadap enam jurnal relevan, buku akademik, serta dokumen kebijakan pendidikan nasional. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan memiliki kontribusi signifikan terhadap mobilitas sosial melalui peningkatan akses pekerjaan, pendapatan, dan partisipasi sosial. Namun, berbagai hambatan struktural masih menghambat fungsi pendidikan sebagai alat mobilitas, termasuk ketimpangan ekonomi, disparitas geografis, perbedaan modal budaya, serta kesenjangan kualitas pendidikan. Temuan penelitian menegaskan bahwa layanan BK berperan penting dalam memberikan asesmen psikologis, konseling individual/kelompok, pendampingan akademik, manajemen stres, advokasi akses beasiswa, dan perencanaan karier bagi peserta didik dari keluarga kurang mampu. Layanan BK juga berfungsi menjembatani siswa dengan berbagai kebijakan pemerintah seperti KIP, BOS, Wajib Belajar 12 Tahun, dan Merdeka Belajar. Studi ini menyimpulkan bahwa integrasi antara pendidikan yang berkualitas, kebijakan publik yang inklusif, serta layanan BK yang profesional merupakan kunci untuk mendorong mobilitas sosial yang lebih adil dan merata di Indonesia.</p> Afwan Syahril Manurung Nisa Afifah Yoserizal Saragih Zanniro Sururi Hak Cipta (c) 2025 Afwan Syahril Manurung, Nisa Afifah, Yoserizal Saragih, Zanniro Sururi 2025-12-13 2025-12-13 4 3 10.58432/effect.v4i3.1659 Peran Bimbingan Konseling Dalam Mengatasi Dampak Ketimpangan Sosial Ekonomi Terhadap Perkembangan Peserta Didik https://ejournal.yana.or.id/index.php/effect/article/view/1657 <p>Penelitian ini bertujuan menganalisis secara komprehensif faktor-faktor penyebab ketimpangan akses pendidikan di Indonesia serta implikasinya terhadap perkembangan peserta didik dan peran layanan bimbingan konseling (BK) di sekolah. Menggunakan metode studi kepustakaan dengan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini mengkaji tujuh jurnal ilmiah serta berbagai sumber relevan terkait ketimpangan sosial ekonomi, geografis, budaya, infrastruktur, dan gender. Hasil kajian menunjukkan bahwa ketimpangan pendidikan berdampak signifikan terhadap aspek akademik, psikologis, sosial, dan emosional peserta didik, termasuk rendahnya motivasi belajar, learning loss, keterbatasan keterampilan sosial, serta meningkatnya risiko marginalisasi psikologis. Penelitian juga menemukan bahwa layanan BK memiliki peran strategis dalam memberikan intervensi adaptif melalui konseling individual, layanan responsif, bimbingan kelompok, penguatan resiliensi, advokasi siswa rentan, serta edukasi kebijakan bagi orang tua dan sekolah. Selain itu, efektivitas kebijakan pemerintah seperti KIP, ADEM, digitalisasi sekolah, dan program SEBsP sangat dipengaruhi oleh sinergi pusat–daerah dan kualitas monitoring. Studi ini menegaskan perlunya kolaborasi multi-pihak dan penguatan layanan BK untuk mengurangi dampak ketimpangan serta mendukung pemerataan pendidikan yang berkeadilan.</p> Syafira Ananda Putri Siregar Khairuddin Tambusai Muhammad Fharisi Hak Cipta (c) 2025 Syafira Ananda Putri Siregar, Khairuddin Tambusai, Muhammad Fharisi 2025-12-13 2025-12-13 4 3 10.58432/effect.v4i3.1657