UPAYA GURU BK DALAM MENGATASI PERILAKU SISWA YANG MENYIMPANG DALAM BERMEDIA SOSIAL DI UPT SMP NEGERI 2 TALAWI
DOI:
https://doi.org/10.58432/effect.v3i2.985Kata Kunci:
Guru, Bimbingan dan konseling, Perilaku Menyimpang, Media SosialAbstrak
Abstrak. Perkembangan media sosial mendukung perilaku menyimpang yang terjadi di kalangan siswa saat ini, media sosial juga memudahkan siswa untuk berinteraksi tanpa henti. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan faktor penyebab siswa melakukan perilaku menyimpang, menganalisis upaya yang telah dilakukan oleh guru BK dalam mengatasi perilaku menyimpang serta mengetahui hambatan yang dialami oleh guru BK dalam mengatasi perilaku menyimpang siswa dalam bermedia sosial. Metode penelitian yang digunakan ialah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek dalam penelitian ini ialah guru BK yang berjumlah 1 orang. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini ialah ditemukannya perilaku menyimpang di UPT SMP negeri 2 Talawi seperti bolos, berkelahi, bullying, merusak sarana dan prasarana sekolah, merokok dilingkungan sekolah, pacaran yang dilakukan secara langsung maupun melalui media sosial.
Kata Kunci. Guru; Bimbingan dan Konseling; Perilaku Menyimpang; Media Sosial
Abstract. The development of social media supports deviant behavior that occurs among students today, social media also makes it easier for students to interact without stopping. This study aims to describe the factors that cause students to engage in deviant behavior, analyze the efforts that have been made by the counseling teacher in dealing with deviant behavior and find out the obstacles experienced by the counseling teacher in dealing with students' deviant behavior in using social media. The research method used is qualitative research with a descriptive approach. The subjects in this study were 1 person of counseling teachers. The results obtained from this study were the discovery of deviant behavior at State Junior High School 2 Talawi such as truancy, fighting, bullying, damaging school facilities and infrastructure, smoking in the school environment, courtship which was carried out directly or through social media.
Keywords. Teacher; Guidance and Counseling; Deviant behavior; Social Media
Unduhan
Referensi
Habibah, U. H. (2020). Penggunaan Media Sosial terhadap Pelecehan Seksual pada Siswa Sekolah di Wilayah Kerja Puskesmas Harapan Baru Kota Samarinda. Borneo Student Research (BSR), 1966-1971.
Herawati, E. &. (2021). Faktor Penyebab Perilaku Menyimpang Pada Siswa SMP Negeri 7 Bengkulu Selatan. Jurnal Pendidikan Islam Al-Affan, 163-174.
Karomah, Y. N. (2020). Pengaruh Media Sosial Terhadap Perilaku Menyimpang (Akhlak) Siswa Di Madrasah Ibtidaiyah Se-Kecamatan Undaan Kudus. Kudus: Doctoral Dissertation, IAIN KUDUS.
Marlynda, L. (2017). Upaya guru bimbingan konseling dalam mengatasi perilaku menyimpang berpacaran siswa. Jurnal Edukasi: Jurnal Bimbingan Konseling, 40-57.
Muhrin, N. d. (2022). Upaya Guru Bimbingan dan Konseling dengan Menggunakan Layanan Bimbingan Kelompok dalam Mencegah Kenakalan Remaja di SMP N 20 Bandar Lampung. Doctoral Dissertation. Lampung: UIN Raden Intan Lampung.
Rahayu, R. (2019). Peran Guru Pai, Wali Kelas Dan Konselor BK Dalam Pembinaan Perilaku Keberagamaan Dan Dampaknya Terhadap Akhlak Siswa (Penelitian di SMP Darul Hikam Bandung). Atthulab: Islamic Religion Teaching and Learning Journal, 59-80.
Risnaedi, A. S. (2021). Konsep Penanggulangan Perilaku Menyimpang Siswa. Jawa Barat: Penerbit Adab.
Rosyidah, F. N. (2018). Perilaku menyimpang: media sosial sebagai ruang baru dalam tindak pelecehan seksual remaja. Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Sosiologi, 38-48.
Sutoyo, A. (2017). Model bimbingan dan konseling sufistik untuk mengembangkan pribadi yang ‘alim dan saleh. Konseling Religi: Jurnal Bimbingan Konseling Islam, 1-22.
