PERAN GURU BIMBINGAN KONSELING DALAM MENCEGAH PERILAKU BULLYING SISWA DI MTS LABORATORIUM UIN SUMATERA UTARA MEDAN

Penulis

  • Ajeng Fani Yustina Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Nur Sofia Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Rahmat Apendi Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Raoudhatus Anggi Aulia Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Wagiarni Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

DOI:

https://doi.org/10.58432/effect.v3i2.452

Kata Kunci:

Peran Guru, Bimbingan Konseling, Bullying, Siswa

Abstrak

Abstrak. Peran guru bimbingan dan konseling sangat dibutuhkan dalam mengatasi tingkah laku anak. Tujuan penelitian ini dilakukan agar mengetahui pokok permasalahan yang terjadi kepada siswa di sekolah, memahami motivasi belajar, tingkah laku dan hubungan metode pembelajaran pendidik dengan siswa. Metode penelitian yang digunakan yaitu wawancara dan studi literatur. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa guru bimbingan konseling menggunakan pendekatan mediasi, memantau, memberikan arahan kepada siswa untuk dapat membedakan mana yang baik dan buruk. Apabila anak-anak memiliki masalah tingkah laku seperti mengejek nama orang tua, itu dikarenakan peralihan dari siswa sekolah dasar ke siswa sekolah menengah pertama. Perilaku buruk tersebut secara perlahan dihilangkan dengan guru memberikan arahan dan pengetahuan dengan memberikan contoh yang baik.

Kata Kunci. Peran Guru; Bimbingan Konseling; Bullying; Siswa

 

Abstract. The role of the guidance and counseling teacher is needed in dealing with children's behavior. The purpose of this research was to find out the main problems that occur with students at school, understand learning motivation, behavior and the relationship between educators' learning methods and students. The research method used is interviews and literature studies. The results of the research show that guidance and counseling teachers use a mediation approach, monitoring, giving directions to students to be able to distinguish between what is good and what is bad. If children have behavior problems such as mocking parents' names, it is due to the transition from elementary school students to junior high school students. The bad behavior is slowly eliminated by the teacher providing direction and knowledge by setting a good example.

Keywords. Teacher's Role; Counseling Guidance; Bullying; Student

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Ali, F. M., et al. (2021). Peran Sekolah dalam Mencegah Perilaku Bullying pada Siswa. Paris Langkis: Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, 2(1), 37-46.

Mulyasa, E. (2019). Menjadi Guru yang Profesional. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Suhendar, R. D. (2019). Faktor-Faktor Penyebab Perilaku Bullying Siswa di SMK Triguna Utama Ciputat Tangerang Selatan. Jurnal Ilmu Kesehatan Sosial, 180-188.

Tohirin. (2006). Psikologi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Yandri, H. (2014). Peran Guru BK/Konselor dalam Pencegahan Tindakan Bullying di Sekolah. Jurnal Pelangi, 7(1), 97-107.

Unduhan

Diterbitkan

2024-08-30

Cara Mengutip

Yustina, A. F., Sofia, N. ., Apendi, R., Aulia, R. A., & Wagiarni. (2024). PERAN GURU BIMBINGAN KONSELING DALAM MENCEGAH PERILAKU BULLYING SISWA DI MTS LABORATORIUM UIN SUMATERA UTARA MEDAN. Effect : Jurnal Kajian Konseling, 3(2). https://doi.org/10.58432/effect.v3i2.452