PELAYANAN BIMBINGAN KONSELING DALAM MENANGANI MASALAH KESULITAN BELAJAR DI SMP NEGERI 1 NA IX-X LABUHANBATU UTARA

Penulis

  • Annisa Nur Syafitra Hasibuan Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Siti Syahrianti Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Fatma Mayzatul Azura Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Ridho Maulana Simatupang Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Kata Kunci:

Pelayanan, Bimbingan Konseling, Masalah Kesulitan Belajar

Abstrak

Abstrak. Kesulitan belajar merupakan permasalahan yang dialami oleh siswa. Penanganan permasalahan kesulitan belajar siswa menjadi tugas dan tanggung jawab guru bimbingan konseling beserta personel sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penanganan yang dilakukan oleh guru bimbingan konseling dan personel sekolah dalam mengatasi permasalahan belajar siswa. Metode penelitian yang digunakan ialah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian ini adalah siswa SMP Negeri 1 NA IX-X dan guru bimbingan konseling dengan melakukan penelitian membagi subjek dalam 2 kelompok, kelompok 1 diberikan perlakuan dan kelompok 2 tanpa perlakuan dengan teknik pengumpulan data melalui tahapan wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil yang diperoleh dianalisis melalui beberapa tahapan, (1) reduksi data, (2) penyajian data dan (3) penilaian. Berdasarkan hasil penelitian ini disimpulkan bahwa dalam mengatasi permasalahan kesulitan belajar konselor dan guru mata pelajaran bekerja sama dan berkolaborasi demi mewujudkan visi dan misi sekolah dalam membantu mengatasi kesulitan belajar siswa.

Kata Kunci. Pelayanan; Bimbingan Konseling; Masalah Kesulitan Belajar

 

Abstract. Learning difficulties are problems experienced by students. Handling the problem of student learning difficulties is the duty and responsibility of the guidance and counseling teacher and school personnel. This study aims to find out how the handling is carried out by counseling teachers and school personnel in overcoming student learning problems. The research method used is qualitative with a descriptive approach. The subjects of this research were students of State Junior High School 1 NA IX-X and guidance and counseling teachers. By conducting the research, dividing the subjects into 2 groups, group 1 was given treatment and group 2 was without treatment. Data collection techniques were carried out through the stages of interview, observation and documentation. The results obtained were analyzed through several stages, (1) data reduction, (2) data presentation and (3) assessment. Based on the results of this study it was concluded that in overcoming the problem of learning difficulties counselors and subject teachers work together and collaborate in order to realize the school's vision and mission in helping overcome student learning difficulties.

Keywords. Service; Counseling Guidance; The Problem of Learning Difficulties

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Angranti, W. (2016). Problem Kesulitan Belajar Siswa: Studi Kasus di SMP Negeri 5 Tenggarong. Gerbang Etam, 10(1), 28–37.

Haderani, H. (2018). Tinjauan Filosofis Tentang Fungsi Pendidikan dalam Hidup Manusia. Tarbiyah: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 41–49.

Idris, R. (2019). Mengatasi Kesulitan Belajar dengan Pendekatan Psikologi Kognitif. Lentera Pendidikan: Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, 12(2), 152–172.

Kamaluddin, H. (2011). Bimbingan dan Konseling Sekolah. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 17(4), 447–454.

Mahrus, A. (2013). Mengatasi Kesulitan Belajar Melalui Klinik Pembelajaran (Studi Analisis pada Mata Pelajaran Fisika). Konseling Religi: Jurnal Bimbingan Konseling Islam, 4(2), 263–294.

Neviyarni, N. &. (2016). Efektivitas Layanan Bimbingan Kelompok untuk Meningkatkan Motivasi Belajar dan Mengurangi Perilaku Membolos Siswa. Konselor, 3(4), 184–200.

Parnawi, A. (2019). Psikologi Belajar. Yogyakarta: Deepublish.

Rakhmawati, L., & Purwasih, G. D. (2018). Peranan Bimbingan dan Penyuluhan dalam Menanggulangi Kesulitan Belajar Siswa. Modeling, 5(1), 39–56.

Rakhmawati, M., et al. (2018). Analisis Kerja Sama Guru Bimbingan Konseling (BK) dengan Guru Bidang Studi dalam Mengatasi Kesulitan Belajar Pada Siswa di SMP Kota Banda Aceh. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bimbingan Dan Konseling, 3(3), 38–42.

Rozak, A., et al. (2018). Analisis Pelaksanaan Bimbingan Belajar dalam Mengatasi Kesulitan Belajar Siswa. JOEAI: Journal of Education and Instruction, 1(1), 10–20.

Setiawan, A. P. (2016). Aplikasi Teori Behavioristik dan Konstruktifistik dalam Kegiatan Pembelajaran di Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Raden Wijaya Mojokerto. Ta’dibia: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam, 6(2), 33–46.

Sibua, A. (2020). Layanan Bimbingan dan Konseling dalam Mengatasi Kesulitan Belajar Siswa Kelas V SD Impres Sambiki Kecamatan Morotai Timur. JIWP: Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 6(2), 39–51.

Takwil, M. (2020). Model Program Pengembangan Diri dalam Mengembangkan Potensi Siswa di Sekolah Menengah Pertama Negeri 3 Peterongan Jombang. EL-BANAT: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam, 149–168.

Yadi, R. (2016). Peranan Guru Bimbingan dan Konseling dalam Menangani Peserta Didik. JMBK, 2(1), 104–117.

Yuhana, A. N. & Aminy, F. A. (2019). Optimalisasi Peran Guru Pendidikan Agama Islam sebagai Konselor dalam Mengatasi Masalah Belajar Siswa. Jurnal Penelitian Pendidikan Islam, 7(1), 79–96.

Unduhan

Diterbitkan

2022-12-30

Cara Mengutip

Hasibuan, A. N. S., Syahrianti, S., Azura, F. M., & Simatupang, R. M. (2022). PELAYANAN BIMBINGAN KONSELING DALAM MENANGANI MASALAH KESULITAN BELAJAR DI SMP NEGERI 1 NA IX-X LABUHANBATU UTARA. Effect : Jurnal Kajian Konseling, 1(3), 215–220. Diambil dari https://ejournal.yana.or.id/index.php/effect/article/view/414