PERAN BIMBINGAN KONSELING DALAM UPAYA PENCEGAHAN NARKOBA DI KALANGAN REMAJA KELURAHAN TITIPAPAN MEDAN DELI
DOI:
https://doi.org/10.58432/effect.v3i3.413Kata Kunci:
Peran, Bimbingan Konseling, Pencegahan Narkoba, RemajaAbstrak
Abstrak. Berawal dari perasaan ingin tahu dan ingin mencoba hal baru, remaja terjerumus untuk menggunakan narkoba. Mereka tidak menyadari bahaya yang sangat fatal dari narkoba bahkan tak jarang mereka mengajak teman-teman sebayanya untuk juga menggunakan narkoba. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian ini adalah remaja yang telah menggunakan narkoba serta remaja yang baru akan menggunakan narkoba, orang tua serta masyarakat sekitar. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi dan wawancara. Diharapkan peranan guru BK dalam mencegah penggunaan narkoba di kalangan remaja karena hal ini akan berdampak buruk untuk perkembangan dan masa depan remaja. Oleh karena itu, diharapkan kerja sama masyarakat dengan konselor, BNN, maupun pihak yang bertugas di bidang hukum untuk memerangi narkoba khususnya di kelurahan Titipan Medan Deli.
Kata Kunci. Peran; Bimbingan Konseling; Pencegahan Narkoba; Remaja
Abstract. Starting from a feeling of curiosity and wanting to try new things, teenagers fall into using drugs. They do not realize the very fatal dangers of drugs and they often invite their peers to also use drugs. The research method used is qualitative with a descriptive approach. The subjects of this research are teenagers who have used drugs and teenagers who are just about to use drugs, their parents and the surrounding community. Data collection techniques using observation and interviews. It is hoped that the role of counseling guidance teachers in preventing drug use among adolescents because this will have a negative impact on the development and future of adolescents. Therefore, it is hoped that the community will cooperate with counselors, the National Narcotics Agency, as well as those in charge of the legal field to combat drugs, especially in the Titipan village of Medan Deli.
Keywords. Role; Counseling guidance; Drug Prevention; Teenager
Unduhan
Referensi
Adam, S. (2012). Dampak Narkotika Pada Psikologi Dan Kesehatan Masyarakat. Jurnal Health and Sport.
Afhami, S. (2012). Implementasi Undang-Undang No. 22 Tahun 1997 Tentang Narkotika. Justicia Journal, 13.
Ambarwati, M. (2021). Pengabdian Kepada Masyarakat-Sosialisasi" Bahaya Narkoba Bagi Generasi Muda" 13 Desember 2020 Kerja Sama FISIP-UJ dan RT 12/04 Perumnas Suradita Cisauk Tangerang.
Bunsaman, S. M. (2020). Peran Orangtua Dalam Pencegahan Dan Penanganan Penyalahgunaan Narkoba Pada Remaja. Prosiding Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat, 221-228.
Darwis, A. (2017). Narkoba, Bahaya Dan Cara Mengantisipasinya. Amaliyah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 37.
Hidayah, N. (2016). Krisis Identitas Diri Pada Remaja “Identity Crisis Of Adolescences”. Sulesana: Jurnal Wawasan Keislaman, 49-62.
Kibtyah, M. (2017). Pendekatan Bimbingan Dan Konseling Bagi Korban Pengguna Narkoba. Jurnal Ilmu Dakwah, 55-77.
Mintawati, H. et al. (2021). Bahaya Narkoba Dan Strategi Penanggulangannya. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Abdi Putra, 62-68.
Nelwan, K. M. (2022). Hukum Penerapan Sanksi Pidana Kumulatif Terhadap Perbuatan Pidana Penyalahgunaan Psikotropika Berdasarkan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1997 Tentang Psikotropika. Lex Privatum.
Sihombing, D. (2019). Peranan Konselor Dalam Membina Pemakai Narkoba Di Badan Narkotika Nasional Tapanuli Selatan. Doctoral Dissertation. IAIN Padangsidimpuan.
Supartin, D. (2022). Optimalisasi Peran Keluarga, Sekolah Dan Masyarakat Dalam Upaya Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba. Jurnal Sibermas (Sinergi Pemberdayaan Masyarakat), 13-21.
