KURANGNYA PENANGKAPAN SISWA DALAM BELAJAR MELALUI PENDIDIKAN INKLUSI
Kata Kunci:
Siswa, Pendidikan, InklusiAbstrak
Abstrak. Pada dasarnya, inklusi itu sendiri merupakan metode diri dalam membangun lingkungan yang terbuka dan berbeda. Dimana membahas persoalan ini karena adanya siswa yang malas belajar dengan tujuan agar guru dapat mengembangkan diri dan memberikan bahan masukkan pada guru dalam menghadapi siswa. Dalam hal ini, peneliti melakukan penelitian dengan mewawancarai guru dan mengamati siswa di kelas. Di sini, peneliti mengumpulkan data tentang tanggapan para guru yang peneliti wawancarai. Seperti yang diketahui, banyak jenis anak yang lambat belajarnya karena gangguan anak berbeda-beda. Orang yang lambat belajar biasanya sedikit penasaran. Oleh karena itu, peran guru sangat penting dalam menghadapi dan memahami siswa karena adanya perbedaan dalam diri siswa. Karena siswa lambat belajar terjadi karena kurangnya perhatian lebih yang mereka butuhkan, sehingga siswa akan lebih dapat berkembang untuk kedepannya. Perhatian yang diberikan dapat merangsang otak siswa agar lebih berpikir untuk mau mencoba hal baru dalam pembelajaran di sekolah. Karena siswa yang mengalami kesulitan menulis dan sering menyendiri kurang memiliki kemampuan untuk menangkap pembelajaran di sekolah. Dalam hal ini, peneliti menemukan bahwa anak disleksia dan anak autis mengalami kesulitan menangkap atau memahami pelajaran di MI Muhammadiyah yang terjadi pada siswa kelas II, sedangkan siswa kelas V lebih aktif dalam proses pembelajaran.
Kata Kunci. Siswa; Pendidikan; Inklusi
Abstract. Basically, inclusion is itself a method of building an open and different environment. Where to discuss this issue because there are students who are lazy to learn with the aim that teachers can develop themselves and provide input for teachers in dealing with students. In this case, the researcher conducted research by interviewing teachers and observing students in class. Here, the researcher collects data about the responses of the teachers that the researcher interviewed. As is known, many types of children are slow to learn because of different children's disorders. People who are slow learners are usually a little curious. Therefore, the teacher's role is very important in dealing with and understanding students because of the differences in students. Because students are slow to learn because of the lack of more attention they need, so students will be able to develop more in the future. The attention given can stimulate students' brains to think more about wanting to try new things in learning at school. Because students who have difficulty writing and are often alone lack the ability to capture learning at school. In this case, the researchers found that dyslexic and autistic children had difficulty capturing or understanding lessons at MI Muhammadiyah that occurred in second grade students, while fifth grade students were more active in the learning process.
Keywords. Student; Education; Inclusion
Unduhan
Referensi
Angreni, S. & Sari, R. T. (2020). Identification And Implementation Of Inclusion Education For Children With Special Needs. Auladuna: Jurnal Pendidikan Dasar Islam, 7(2), 145-153.
Anjarsari, A. D. (2018). Penyelenggaraan Pendidikan Inklusi Pada Jenjang SD, SMP Dan SMA Di Kabupaten Sidoarjo. JPI: Jurnal Pendidikan Inklusi, 1(2), 91-104.
Baharun, H. & Awwaliyah, R. (2018). Pendidikan Inklusi Bagi Anak Berkebutuhan Khusus Dalam Perspektif Epistemologi Islam. Modeling: Jurnal Program Studi PGMI. 5(1), 57-71.
Bahri, S. (2022). Manajemen Pendidikan Inklusi Di Sekolah Dasar. Edukatif : Jurnal Ilmu Pendidikan Manajemen Pendidikan Inklusi Di Sekolah Dasar, 4(1), 94-100.
Darma, I. P. & Rusyidi, B. (2003). 37 Pelaksanaan Sekolah Inklusi Di Indonesia. Prosiding Ks: Riset dan Pkm, 2 (2), 223-227.
Lukitasari, S. W. & Iriani, A. (2017). Evaluasi Implementasi Kebijakan Pendidikan Inklusi. Kelola: Jurnal Manajemen Pendidikan, 4(2), 121-134.
Mansir, F. (2021). Paradigma Pendidikan Inklusi Dalam Perspektif Pendidikan Islam: Dinamika Pada Sekolah Islam. Tadrib: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 7(1), 1-17.
Sholawati, S. A. (2019). Manajemen Pembelajaran Pendidikan Inklusi Pada Anak Berkebutuhan Khusus Di SDN Kalirungkut-1 Surabaya. Abdau: Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah, 2(1), 39-60.
Yuwono, I. (2021). Strategi Pembelajaran Kreatif Dalam Pendidikan Inklusi di Jenjang Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu, 5(4), 2015-2020.
